Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryFeb 16, '08 9:48 AM
for everyone
Alhamdulillah, umpan yang saya sampaikan telah begitu banyak tanggapan baik yang optimis maupun skeptis. Tapi semua itu saya terima dengan baik dan sangat berguna sebagai bahan instropeksi.

Apa yang saya tulis kemarin adalah sekedar penyampaian ide yang Insya Alloh sedang kami tindak lanjuti. Sampai saat ini draft masih terus saya susun bersama Bang Yossy dari CRI. Sedangkan mas Fadli semalam sudah luncur ke Sidareja untuk konsolidasi pasukan dalam rangka mengumpulkan data-data yang dibutuhkan masyarakat lokal. Setelah data keinginan masyarakat di Cilacap dan di luar Cilacap yang masuk melalui email terkumpul, walaupun itu tidak berarti mewakili seluruh masyarakat Cilacap, website yang kerangkanya sudah kami siapkan bisa segera dibangun.

Dasar pemikiran pembangunang web ini sebenarnya berawal dari hal-hal sebagai berikut:

1. Selama ini banyak beredar buletin lokal untuk kalangan terbatas. Seperti Buletin Himacita  yang dikelola Mahasiswa Cilacap di Jokja, Buletin AdiSatria yang memberdayakan pemahaman tentang komputer, Buletin Akar Ilalang yang memberdayakan ekonomi rakyat, dll dll Dengan adanya web ini apa yang selama ini beredar secara terbatas bisa diperluas dan Insya Alloh bermanfaat bagi semua kalangan termasuk di luar warga Cilacap.

2. Adanya plasma atau kelompok kelompok pemberdayaan ekonomi rakyat yang merangkum masyarakat di level akar rumput dan berhasil seperti LE Semerlang yang dikelola mas Fadli. Dengan web ini diharapka antar plasma dapat saling berbagi bertukar pikiran atau inovasi. Sangat dimungkinkan kelompok yang satu membutuhkan hasil produksi kelompok lainnya. Disini mereka bisa saling bersimbiose secara mutualisma. Kalo sesama rakyat kecil bisa saling bantu, kenapa kita tergantung kepada permainan konglomerat yang seringkali mencekik.

3. Komputer dan internet oleh Depdiknas sudah dimasukan ke dalam kurikulum wajib sampai tingkat SMP. Sedangkan sarana untuk pembelajaran itu sedikit sekali dipikirkan sedangkan kemampuan pihak sekolah terutama yang di daerah pinggiran sangat terbatas. Untuk membebankan itu kepada wali murid juga sangat berat. Jangankan untuk pengadaan komputer dan internet, SPP saja banyak yang nunggak.

4. Ada informasi dari teman-teman LSM yang menyoroti APBD Cilacap bahwa tahun ini dana ADD sebesar 48 juta(ralat ya... kemarin 42) dialokasikan ke pengadaa internet desa. Dilihat dari pengalaman ADD tahun lalu dimana pengadaan komputer desa tidak ditindaklanjuti dengan pembinaan, yang pada akhirnya komputer desa terutama yang daerah pinggiran banyak yang nganggur karena tidak tahu bagaimana menggunakannya. Data lain menyatakan bahwa internetisasi di Kabupaten Cilacap sebenarnya sudah sampai ke tingkat Kecamatan, namun belum maksimal pemanfaatannya karena hanya sekedar mengirim data ke Kabupaten saja.

5. Saya pribadi atau mungkin teman lain yang berada di daerah seringkali ditanya oleh teman-teman yang di luar daerah atau luar negeri tentang kondisi Cilacap saat ini atau berita apa yang hangat. Banyak juga yang minta dikirim foto-foto daerah. Kami berharap dalam beberapa tahun ini bisa menyusun data base tentang daerah samai ke level Desa. Upload data dan berita dikirim langsung oleh kontributor-kontributor di setiap desa yang telah kami siapkan melalui pelatihan untuk menghimpun data dari warga atau oleh kelompok-kelompok ekonomi binaan. Insya Alloh kami juga sudah siapkan sistem SMS gateway sehingga setiap warga bisa mengupload berita pendek. Dalam jangka panjang kami juga mengharapkan bisa memiliki Tim seperti Merapi Online yang akan turun ke lapangan meliput berita secara lengkap bila berita SMS tersebut dirasa penting.

6. Saat mengembara ke daerah Jokja saya bertemu dengan Bang Yossy dari CRI (Combine Resource Institution) yang juga warga Cilacap di angkringan Wijilan. Beliau menyampaikan tentang Citizen Jurnalism yang saya kira klop dengan apa yang selama ini saya pikirkan. Penjelasan tentang itu dapat dibaca di sini dan di sini.

Jadi diharapkan dengan adanya web Cilacap ini, komputer dan internet yang sudah sampai ke tingkat desa bisa dimanfaatkan oleh warga melalui kelompok-kelompok pemberdayaan ekonomi tersebut. Sepertinya sayang bila dana yang luar biasa besar sampai hampir separuh nilai ADD tahun ini tidak dimanfaatkan untuk memberdayakan masyarakat miskin.

Dan sampai saat ini kami sudah mendapat bantuan dari teman kita Yu Vitri warga Sarwadadi yang saat ini berada di HK berupa domain dan webhosting yang sudah dibayar untuk kontrak 4 tahun. Mengingat keterbatasan space di web hosting tersebut dibanding perkiraan database yang akan kami susun, kami membuat mirror server yang Insya Alloh secara lisan kami sudah mendapat komitmen bantuan berupa CPU dari Kang Kanthong dan koneksi dengan bandwith 384 Mbps downstream dan 1Gbps upstream. Ditambah dukungan teknis dari CRI dan Tim Merapi Online, kami sebagai Tim Perintis yakin harapan ini bisa segera terwujud.

Kami tetap optimis walaupun semuanya masih berupa komitmen lisan, mengingat secara kelembagaan kami pun belum terbentuk. Masih berupa kumpulan orang-orang yang peduli dengan Cilacap kita. Setelah trial selama beberapa waktu dan tim solid sudah bisa terbentuk secara resmi, semua sistem Insya Alloh bisa segera dilegalisasi.

Dan ada satu hal yang mungkin sedikit salah pengertian dari teman-teman yang telah mengirim email. Jadi sebenarnya tujuan kami yang utama bukanlah membangun website. Web hanya sarana untuk mempercepat program pemberdayaan ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput. Semoga ini dapat dipahami.

Demikian sementara press release kami dari kelompok akar rumput Nusakambangan sebagai tindak lanjut pencetusan ide Lembaga Pecel Curing. Masukan dan koreksi semua pihak tetap kami nantikan di sini atau langsung kepada saya :

email : mamas_eko@telkom.net
YM : mamaz_eko999
Telp/SMS : 6281391634777

atau mas Fadli
email : barongan_cakep@yahoo.com
YM : barongan_cakep
Telp/SMS : 6285227111149

Mohon bantuan untuk menyebarluaskan kepada teman-teman Cilacapan... Dan jangan lupa, ebeger : off



62 Comments
paijo2yol wrote on Feb 16, '08
kepriwe kang lanjutane?
gambarpacul wrote on Feb 16, '08
sip lah.......wis tak link sisan kiye...
akyaz wrote on Feb 16, '08
wah enak nemen kiye katone....ditunggu kelanjutane yak kang....hehe..
rawins wrote on Feb 16, '08
Siap-siap... bossss...
smartfad wrote on Feb 16, '08
siiiip martosip lah...
akyaz wrote on Feb 16, '08
siiiip martosip lah...
Top markotop!

hehehe...
khamshe wrote on Feb 16, '08
sendiko dawuh bos...eber..kawus..off dimin..puasa mingkem ya..
rawins wrote on Feb 17, '08, edited on Feb 17, '08
Perkembangan sampai detik ini. Konsep system sedang digodog dan kemungkinan content utama akan terbagi menjadi 4 bagian utama, yaitu :

1. Profil Daerah, tahap pertama sampai tingkat Kecamatan. Dan selanjutnya sampai tingkat Desa.

2. News, berupa berita kiriman dari kontributor dan warga secara live dan tanpa melalui verifikasi admin. Hanya login dan admin hanya akan mengedit bila ditemukan penggunaan kata-kata yang kurang senonoh. Pada kolom News akan dibuatkan system reply (seperti MP) sehingga bila ada perkembangan berita tidak perlu posting ulang cukup penambahan di reply. Kolom reply juga berfungsi untuk diskusi atau menyanggah suatu berita yang diposting bila ada kekeliruan penyajian atau pemahaman. Ini untuk merangsang budaya diskusi dan melatih kontributor bertanggungjawab dan menyiapkan argumen terhadap berita yang diposting. News ini akan dibagi-bagi dalam beberapa kelompok topik, misalnya : kriminal, budaya, politik, dll dll

3. Resource, sebagai pusat pengumpulan berbagai bahan pemikiran, artikel, download, dll...

4. Serba-serbi, campur bawur untuk mengakomodasi segala yang belum tercakup dalam di ketiga kolom tersebut di atas.

Fasilitas pendukung :

1. Buku tamu masih dalam perdebatan antara berbentuk shoutbox atau guestbook. Mohon pandangannya.

2. SMS gateway, untuk pengiriman berita secara live dan langsung dari HP kontributor sehingga berita dapat langsung dikirim dari TKP pada kesempatan pertama. Diharapkan setelah mengirim berita via SMS, kontributor mengupload berita lengkapnya setelah menemukan koneksi internet. Bila perlu dibentuk Tim seperti Merapi Online dimana berita yang dianggap penting, Tim akan terjun langsung untuk meliput.

3. Sedang dipikirkan membuat, Chatbox dimana setiap pengunjung dapat melakukan chat secara live disitu. Mohon tanggapan apakah ini diperlukan atau tidak.

Informasi tambahan : Tim Perintis sudah mendapat dukungan berupa :
1. Tim Teknis dari STAIN Surakarta, Merapi Online dan Combine Roseurce Institutions
2. Domain dan webhosting selama 4 tahun dengan space 250MB untuk domain utama.
3. Dua unit CPU untuk database / mirror server yang akan diaplikasikan untuk secondary domain.
4. Koneksi internet untuk mirror server dengan upstream 1GB dan satu ip public.
5. Komitmen bantuan operasional sebesar 10 euro perbulan.
6. Koneksi internet untuk remote admin dari hotspot.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah :
1. Basecamp sementara untuk pusat kegiatan dan penyimpanan inventaris yang ada yang tentunya harus dekat dengan lokasi dimana bantuan koneksi via hotspot diberikan.

2. Monitor dan aksesoris pendukung untuk CPU server.

3. Unit computer atau laptop untuk remote di basecamp berikut WIFI / Acces Point dan Antena grid..

4. Dukungan logistik untuk Volunteer.

Sementara itu dulu. Setelah penggodokan selesai akan saya posting kembali.
rawinsmulti wrote on Feb 17, '08
woloh... anu kepriwe kie?
meijerswindie wrote on Feb 17, '08
wessss..giat jg, kang!!
sip lah!! Hard Work, Buddy!!
smartfad wrote on Feb 17, '08
tip markitip lah...
chapung16 wrote on Feb 17, '08
giyeh sing tek enteni,desaku urung ana jaringan telpon babar blas moga bisa cepet tekan meng ngumaeh inyong (wis di ogrok2 men cepet jalan gweh program internet desane),
he he he
meijerswindie wrote on Feb 17, '08
nahhhh akeh sing pada ndonga koh!!!
moga2 tim kerjane giat2, semangat2, trus diewangi wong akeh dadi men ora kabotan tugas trus dadi lancare..2 bulan maning desa online on..hehehe
amin amin amin
rawins wrote on Feb 17, '08
Wis ngonohlah pada urun rembug... Dongakna aku sing kuat nang Jogja
meijerswindie wrote on Feb 17, '08
nek ora kuat ya cekelan, kang!!
meijerswindie wrote on Feb 17, '08
insya allah, lah, tak ndongak2 kiyeee ngasi cengengen gulune koh
chapung16 wrote on Feb 17, '08
kang rawin tek dongakna karo donga sing angel angel malah men bisa kabul lan berjalan
chapung16 wrote on Feb 17, '08
anu kang "smartfad", kaeh di kandani kang rawin gulih nggodog kon singati2 aja sampekan loyod
he he he (emang nggodog klubanan)
avitria wrote on Feb 17, '08
ok deh ana arep melu
ana ya wong sidareja
kantongrwn wrote on Feb 17, '08
pokoke terusssss, nek ana sing anyar ditulis ya, anu dulure adoh2 sih.
ben pada ngerti.......
rawins wrote on Feb 17, '08
Siap, ndan...
Turu wes mbengi. Ngesuk kawanen...
tukangebeg wrote on Feb 18, '08, edited on Feb 18, '08
Kaaaaang...
Pertama-tama kita panjatkan puji syukur lah... syukur sodara kakang mangsih urip semana uga aku...
kedua dua...
Biarpun rika saya anggap kakang sekaligus guru, ora abot aku ngomong rika itu orang yang ora nggenah, goblog, tlombo, dll dll pilih dewek lah yang penting sing elek-elek...

Ketiga-tiga...
Biarpun saya bukan orang cilacap saya setujut sekali dengan program ini. Sip temenan lah.. Lillahitangala pokoke saya nyebutnya.

Tapi eling uripmu, kang...
Dikau selalu saja dikerjain orang lain, dikaryakan, tanpa mau melihat harkat dan martabat dirimu sebagai manusia. Orang lain selalu minta tolong, memeras pikiran dan tenagamu, tapi apakah selama ini selalu ada timbal balik yang dikau terima...? Pemerasan seksual thok lah. Yakin...
Wis bubar bae kang. SIng percaya maring aku. Bukan saya tidak setuju dengan program ini. Tapi saya tidak setuju dikau yang menggarap.

Kemampuanmu diperes habis-habisan sampai bisa mendapat bantuan sedemikian besar dalam waktu yang sangat singkat. Itu prestasi yang luar biasa di mata saya. Tapi saya yakin lah, itu semua modal dengkulmu sendiri mbok..? Kalopun ada bantuan untuk dikau pribadi, aku yakin super yakin tidak seimbang dengan yang dikau berikan untuk mereka.
Ngapain mikir negara dan masyarakat kalo masyarakat saja tidak mau memikirkan kebutuhanmu. Mandeg kang...!!!! Yakin. Boleh teruskan, tapi minta fasilitas dan syarat kebutuhanmu sudah dipenuhi. Wajar dikau menuntut itu wong hasil kerjamu sudah luar biasa.

Kembali ke tujuan awalmu meninggalkan cilacap apa..? Cari kerja.... Buat mencari anakmu... Laaah koh malah ngurusi yang seperti ini. Buat apa kang..? Cari kerja dan cari anakmu, baru teruskan ngurusi manusia manusia tidak berperasaan ini. Sok sapa yang mau menyanggah kalo pengabdianmu ke masyarakat selama ini sudah sangat banyak..? Sapa jal ngomong...? Tek sampluk sisan. Tapi apa timbal baliknya selama ini. Dikau cuma dimanfaatkan tok, mangsane ketempuhan semua dikabrukaken rika.

Belajar lah dari pengalaman kaaaaaang...
Apa artinya kepedulianmu kepada orang lain kalo orang lain saja tidak mau peduli..??? Pokoke mbalek kang. Mbaleeeeek pokoke.. Cari kerja, cari anakmu dulu yang penting..
Sapa sing ora trima aku sing nandhangi ngeneh. Men mriyanga be... Mati be ngonoh, ora ana sing kelangan ikih. Saya baca di milis banyumas, ada orang honkong yang mbayar sampe 3 juta ke orang lain untuk bikin web. Lah urusan kepenak orang lain yang nampani, kenapa pas sing pahit dikau yang harus susah payah. Jal PMna YMe apa nomer telpune. Tek amuke sisan. Sing adil lah nek jadi manusia...
Aku janji kang...
Kalo sampai dikau belum dikasih fasilitas memadai dan si Adi belum ketemu kok proyek ini diteruskan, tek obrak abrik websitenya. Yakin itu kang. Berbakti kepada masyarakat itu apik kang, sueeer. Tapi bukan dikau yang lagi kere mencre nganti anak ilang be tidak bisa berkutik. Sing sugih-sugih ngapa sing temandang. Nek sing sugih ora tekan uteke...... tuku maring gudril.... nek ora kuat yang prentah. Tapi jangan kon kerja bakti.... Eliiiiiiing.... wong sugih..... Kakangku wong lagi susah mbaeh susah...

Pokoke nek saya mandan kepenak, saya nyusul kesitu kang. Di poskone Himacita yang di monjali apa ngepose..? Mending munggah merapi bae kang. Wis ngepos saja yuh disana pirang-pirang wulan. Apa balik ndesa saja yuh lah, ngepos di bambangan. Tek kancani kang pokoke... Nek nganti ora gelem, tek goblog-goblogaken seumur hidup pokoke dikau kang... Dikau tidak ngaku ya men. Yang penting seumur hidupku dikau tetap kakak pembina dan guru besarku. Titik...!!!

Ingat dan ingat janjiku...
Cilacap-online bakalan tek bikin bubar... Isine manusia tidak berperasaan thok ikih. Mengaku demi kepentingan orang banyak tapi menginjak orang lain. Yakiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin...!!!!
vpyr13 wrote on Feb 18, '08
beg, aja kaya kue laah..
aku yakin kang rawins wis mikirna rencanane, ora asal jalan.
kang rawins pengen majukna daerahe ya bener kue beg, dewek, kanca2 karo adi2ne kudune melu ndukung beg..aja nambaih gawe puyeng..
jere nang ketiga-tiga rika setuju lilahitangala..deneng malah mburine ngamuk2
wis nguntal obat disit nganah
tek cipok sisan..
spacecinta2003 wrote on Feb 18, '08
dasar tukangebeg! sekepnake wudele dewek nek mengap!
ujarku senegrtine aku lho ya 3 juta kue nggo tuku domain karo hostingane selama 4 tahun wis ngarani 2 juta lebih koh deneng gulih mnegap rika kayakue
karena ngerti nek kang rawins kue arep memajukan cilacap dadi ya ayuh bareng bareng baen lha wong pada pada niate ikih.
rika tukangebeg nyeplos kayakue mbaor mbaor gulih ngomong mbodo mbodona wong akeh sing ora ngerti apa apa tulih ya dadi bingung! ngerti apa apa ora di salah salahna
wong niate pada memajukan cilacap sesuka rela demi cilacap eh malah rika gulih mengap.
kue jenenge ora sopan! apamaning rencana elek arep ngrusak webe mengkone
rika wong ndi si udu wong cilacap mbok?? kue jenege pitnah!
spacecinta2003 wrote on Feb 18, '08
duit 3 juta di kirim nggo tuku domain karo hostingane selama 4 tahun wis di tuku sedurunge rembugan karo kang rawins
dadi rika aja pitnah nganah ngeneh lah mumeti wong akeh!
achink25 wrote on Feb 18, '08
ya meneng bae lah
gambarpacul wrote on Feb 18, '08
beg...mbok PM bae ngapa?
gambarpacul wrote on Feb 18, '08
beg......yu fitri karo rawins beda crita......ngawur
gambarpacul wrote on Feb 18, '08
nek ora ngerti critane kiri-kirine kepriwe aja njeplak gipit.........huulah
uvieta wrote on Feb 18, '08
lah gwe sing kudu de selarasna ......sing adem lah pada.. mayuh de dukung sing pengin majokna daeraeh.aja de plekoto......
paryo wrote on Feb 18, '08
Maaf saya urun rembug

Saya merupakan bagian tim-nya mas rawin, terutama masalah develop sistem dan pengembangan kapasitas. Saya warga cilacap, yang kebetulan menimba ilmu di Jogjakarta hingga kini. Ada tiga hal yang perlu urun rembug. Pertama, pentingnya masyarakat memiliki ruang publik. Sejak bangsa ini merdeka, masyarakat bawah lebih ditempatkan sebagai objek kajian, analisis, mobilisasi, dan lain sebagainya. Ruang mereka untuk mengungkapkan uneg-unegnya, pendapatnya, pikirannya, sangat terbatas--lebih tepatnya dibatasi. Model demokrasi representatif yang dimanfestasikan dalam sistem ke negaraan kita lebih menonjolkan sisi proseduralnya daripada esensi dan intinya. Setelah reformasi, masyarakat "bebas" memilih wakil dan pemimpinnya, tetapi pasca seremoni itu, tidak ada usaha untuk membangun hubungan antara masyarakat yang diwakili dan wakilnya. Sehingga perlu dibangun proses-proses deliberatif yang berbasis partisipasi warga. Misalnya, forum warga, komunitas (seperti kita di MP), dll yang diharapkan bisa menjadi wadah bagi warga untuk membuat inisiasi-insiasi kreativitas lokal. Pertanyaannya, apakah ini mungkin? Jawabnya sangat mungkin, namun untuk membuktikannya tetap tidak dapat ditunjukkan dalam waktu singkat. Namun, proses monitoring dan evaluasi terhadap investasi kerja ini tetapi bisa dilakukan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Ketika masyarakat telah banyak memiliki jaringan pertemanan, jaringan, dan ruang bebas untuk berekspresi (free public sphere) ia akan bisa melakukan negosiasi dengan para pembuat kebijakan, terutama kebijakan-kebijakan yang menyangkut kepentingan publik. Hari ini, partisipasi publik dibangun dengan metode-metode yang karikatif, misalnya masyarakat awan jangan diundang nanti malah bikin kacau, kelompok ini tidak boleh ikut karena pikirane aneh dll. Dengan kata lain, penciptaan ruang publik dibarengi dengan penguatan kelembagaan (capacity building). Maka komunitas-komunitas perlu diajak untuk tidak hanya kangen-kangenan tetapi juga memikirkan pemberdayaan masing-masing dan berjejaring dengan lainnya. Ini penting dilakukan supaya semua masalah bisa diselesaikan bersama-sama, ada yang urun pendapat, ada yang berbagi pengalaman dll.

Kedua, dukungan informasi dan pengetahuan. Masyarakat bawah (seperti kita) merupakan kelompok paling rentan dalam segi apapun. Rentan secara ekonomi, budaya, ruang berekspresi, dll. Kadangkala, kelompok status quo menerapkan strategi represi yang sangat halus. Teman-teman biasa menyebutnya dengan istilah hegemoni. Proses hegemoni terjadi apabila kelompok tertindas mulai menikmati ketertindasannya sebagai suatu yang mesti diterima (taken for granted). Misalnya, Akbar Tanjung menghindari proses hukum dengan naik haji. Orang yang awam akan menjadi simpati ketika AT ketika ia dicekal tidak boleh naik haji. Toh, naik haji adalah perbuatan yang mulia bagi umat Islam. Tidak sedikit masyarakat banyak yang simpati terhadap seseorang karena penampilan luarnya. Koruptor akan tampil di kampungnya sebagai seorang yang shaleh karena ia penyumbang masjid terbesar dan penyantun orang miskin di sekitarnya. Kita hidup dalam sebuah galaksi simulakra yang terkadang sangat sulit membedakan mana fakta dan mana citra. mana dalil mana dalih. (maaf saya banyak mencontohkan problematika umat islam karena saya merupakan bagian di sana, membuat contoh yang lain, bisa menyebabkan saya terjerembab dalam asumsi berpikir yang salah. Media paling berperan dalam proses ini adalah transfer pengetahuan (maaf, walau saya seorang pengajar di sebuah PTN di Yogya, saya sepakat bahwa sekolah kadang bukan menjadi solusi yang tepat untuk mendidik warga menjadi kreatif)

Di sinilah kita perlu menggagas metode sirkulasi informasi dan pengetahuan secara jeli. maka saya sering memunculkan wacana jurnalisme warga (citizen journalism). Apa itu jurnalisme warga, dan kenapa jurnalisme warga penting digagas. Jurnalisme warga adalah suatu metode komunikasi warga basis pegiatnya adalah warga. Jurnalisme umum (koran, surat kabar, dll) kadangkala tidak cukup mampu menjadi ruang warga untuk berekspresi. Di sana ada berbagai kepentingan seperti akumulasi modal, kepentingan penguasa, jurnalis, kepentingan lembaga, dan lain sebagainya. Suatu berita untuk dipublikasikan minimal harus memenuhi standar kelayakan berita, ada standar aktualitas, magnitude, timeliness, faktual, human interest, dll. Selain itu ada masalah dengan teknik penulisan yang rumit, dll. Menurut Chomski, informasi yang beredar tidak luput dari suatu kepentingan. Jika demikian, kenapa kita tidak menempatkan pembaca sekaligus sebagai penulis berita, memosisikan masyarakat sebagai produsen informasi dan pengetahuan. Di awal mungkin permasalahan kemasan (package) tidak dapat bersaing dengan media umum, namun secara kecepatan, isi, dan topik jelas sangat unggul. Dus, akan muncul pengetahuan-pengetahuan lokal (local knowledge) yang sangat berharga. Inilah yang kita sebut sebagai SIM C (sistem informasi masyarakat Cilacap).

Ketiga, permasalahan sumber daya (resources). Daerah Cilacap memiliki sumber resource yang besar, baik sumber daya alam, sumber daya manusia, ataupun kebudayaan atau pengetahuan. Sumber daya manusia merupakan wilayah jarang dieksplorasi karena ketakutan rezim atas kritisisme warga. Cilacap memiliki sumber daya kebudayaan yang khas, yang dengannya berbagai kesepahaman, saling pengertian, tepa selira, dan kritik auto kritik dapat dilakukan.

Semoga tiga hal dapat membantu memahami posisi dan wilayah kerja pemberdayaan yang sedang dikerjakan oleh teman-teman. Saya sangat menghargai berbagai usaha dan aktivitas untuk menemukan bug dalam sistem yang kita bangun. Semua penemuan bug dalam sistem patut dihargai sebagai suatu usaha memperbaiki sistem secara terus menerus.
rawins wrote on Feb 18, '08
Kaaaaang...
Pertama-tama kita panjatkan puji syukur lah... syukur sodara kakang mangsih urip semana uga aku...
Ya alhamdulillah beg aku kowe esih waras slamet mode : on...
Apa sing dilakoni menungsa kan wis ana titis tulise kang Sing Gawe Urip. Menungsa arep salah arep bener kuwe dudu hake dewek go menilai. Pancen akeh wong sing cokan menghakimi orang lain, sewenang-wenang meng wong lia, memanfaatkan wong lia... Pirang-pirang rupane menungsa. Nek ora kaya kuwe jenenge dudu alam dunya, beg. Rame orane alam dunya kuwe diingseni nang polaeh menungsa dewek. Ora susah digawe resah nek ana wong ngidhek-idhek wong liya. Kuwe barang lumrah, Malah nek ora ana sing kaya kuwe, alam dunya dadi kacau beg. Ora ana pembandinge soale. Menungsa bisa disebut apik, karena ana sing elek.. Menungsa disebut bener, karena ana sing jahat.
Dadi beg...
Sing sabar tumarima nglakoni dalan urip kuwe sing utama. Bali maring sing tulis mau, dalan urip wis diatur ket dewek umur 40 dina nang jero wetenge biyung. Dadi arepa kowe siki apike kaya ngapa nek wis takdire mlebu neraka ya tetep kecemplung bae. Arep jahate kaya ngapa, nek catetane Gusti Alloh kowe mlebu suwarga, ya mesti mlebu, beg.
Ora ngandel, nganah takokna dewek.
Iya mbok, Gus...?
rawins wrote on Feb 18, '08
vpyr13 said
beg, aja kaya kue laah..
aku yakin kang rawins wis mikirna rencanane, ora asal jalan.
kang rawins pengen majukna daerahe ya bener kue beg, dewek, kanca2 karo adi2ne kudune melu ndukung beg..aja nambaih gawe puyeng..
jere nang ketiga-tiga rika setuju lilahitangala..deneng malah mburine ngamuk2
wis nguntal obat disit nganah
tek cipok sisan..
Omonganmu jane bener loh... Tapi buntute... jaaan....
rawins wrote on Feb 18, '08
dadi rika aja pitnah nganah ngeneh lah mumeti wong akeh!
Zakat fitnah kadang ya perlu yu... Ora usah pada gegoh. Website adalah salah satu cara pembelajaran demokrasi. Selama ini kita selalu gembar-gembor soal demokrasi dan kebebasan pendapat. Ya inilah hasilnya... Dan ini bagus yu... Insya Alloh memang ini salah satu tujuan membuat web. Sebagai media pembelajaran kita untuk menulis dan mengungkapkan pendapat secara terbuka.
Kita bebas berpendapat tentang apa saja, kita juga bebas menyanggah pendapat orang lain. Syaratnya transparan. Ini lebih bagus daripada didepan manthuk-manthuk tapi di belakang nggrundel...
Piss ah...
rawins wrote on Feb 18, '08
paryo said
Maaf saya urun rembug
Laaaah nek sing kiye aku ora bisa semaur... Mumeti temen yah, kaya anu maca koran.
Tapi seep... Saya senang bila warga masyarakat kita bisa seperti ini. Berarti budaya diskusi dan bertukar pendapat sudah bisa mulai berjalan. Mau ribut pada jotosan silakan, asal sepanjang itu jadi wacana. Dan masanya kita terjun ke masyarakat kita sudah menemukan kata sepakat,
Ini 287% lebih baik daripada saat jadi wacana kita damai-damai saja, pas pelaksanaan di lapangan kita ribut gontok-gontokan. Saya senang teman-teman bisa seperti ini. Berarti bakal media kita sudah mulai bersemi bibit yang ditanamnya...
kantongrwn wrote on Feb 18, '08
beg jane ana apa ya....
kangone aku nek ana rencana sing apik tur aku bisa urun ala dene mung bisane urun donga ya tek lakoni.
Aku kiye binggung ora ngerti pucuk karo bongkote ujug-ujug kowe njepat-njepat.
Nek ana masalah mbok dirembug bareng-bareng, aku yakin ada pasti ada penjelasan dan penyelesaian masalah. Dadine kan indah dan damai.
Pissss beg
meijerswindie wrote on Feb 18, '08
maksude ebeg, ana jaminan dana logistik, akomodasi, konsumsi, transportasi dan temen2nya nggo kang rawins ora sekang para tim kerja apa tim pembentuk apa tim apa lah jenenge..
ndeannnn, nek salah ya pangapuraneee..

mulane beg, bahasamu digenti..aja ''ngamuk2'', wis kuna kuwe..sing anyar, ''ngrayu2''..
tukangebeg wrote on Feb 18, '08
Lhaaaaaaa... ternyata yang paling ngutek memang Yu Windie... Mmmmmuach buat Yu Windie lah... Ailapyu yu kangkang....

Apa sih artinhya kita punya program muluk-muluk mensejahterakan masyarakat miskin se kabupaten tapi untuk mensejahterakan SATU ORANG MISKIN yang sudah jelas kiprah paripolahnya demi masyarakat banyak saja TIDAK MAMPU. Semua cuma ngomong tentang idealisme yang tinggi tapi pada saat sampai ke kata dana, kabeh mingkem.!!!!

JAL MIKIIIIIR MENUNGSAAAAA.....
Situ punya keinginan menggebu pengin ke Jakarta mau nguntal monas, tapi mbensini motore be tidak mau. Nek pancen tidak kuat mbensini, MOTORE DIPANGGUUUUUL kang.... mbekayu.... Jangan kepengin cepet sampai tapi motore disuruh klayaban golet bensin dewek....

Jangan sok keduwuren jadi orang lah. Sekolah be kudu kelas siji disit. Mbuh kalo anda-anda saking cerdase nganti sekolah langsung kelas rolas... Nyogok paling yah... Mentang-mentang sugih. Gemagusan, Kemlithakan, Sombong temen lah...

Buat space cinta....
Saya memang bukan orang Cilacap. Tapi saya peduli orang Cilacap. Dan saya tidak akan gembelengan ingin memajukan orang sekabupaten, membantu kesulitan SATU ORANG CILACAP saja saya tidak mampu. Padahal orang itu sudah banyak mengajari saya tentang hidup, tentang apa saja. Kalo mbekayune merasa ingin memajukan warga sekabupaten cilacap.... dimulai dari satu persatu donk.... Njunjung wong siji be urung kuat, koh disuruh njunjung kabupaten...? Mbekayune sudah rembugan dengan kang rawin, tapi apa mbekayune sadar wateke kang rawin kaya apa. Asal urusan kesejahteraan orang lain pasti ayuh, tapi tidak mikir dirinya sendiri. Harusnya rika gantian memikirkan kepentingane kakange donk...

Pacul gemblung....
Saya TIDAK AKAN MENGHAPUS replai itu. Saya menurut apa sing dikatakan kang rawin, bahwa apapun bentuknya itu adalah suatu metode pembelajaran kita untuk mau dan mampu menuangkan apa yang ada di pikiran ke dalam bentuk tulisan. Saya dapat PM dan YM pirang pirang. Isinya pro kontra. Sudah saya sampekan untuk ditulis disini. Tapi nyatane, MONDOOOOL.... Beraninya ribut di belakang. Setuju dengan kang rawin lah. Mending kita ribut ketika masih dalam wacana dari pada ribut pada waktu pelaksanaan. Trus buat apa bikin web yang katanya untuk diskusi kalo nyatane belum apa-apa kita sudah ketakutan dengan yang namanya oposisi. Kapan majune, kaaaaang.......

Kang Paryooo...
Tulisan korane rika mumeti tapi tek penthelengi terus. Janjane idenya rika bagus dan bagus. Saya setuju lah. Watek idealis memang perlu. Penanaman logika pemberdayaan ekonomi dengan sarana informatika berbasis komunitas sip sekali. Tapi LOGIKA TANPA LOGISTIK itu mungkin...?

Kang rawin...
Aku moh semaur... Rika kaya kiyai ntut pancen. Nek mikir orang lain gipyak. Tapi mikir diri sendiri sekepenake dewek. Rika dibelani malah ora gelem... Jangan suka menyembunyikan rasa sakit dan menumpuknya di alam bawah sadar kalo pada akhirnya akan menyembul juga. Kalo kakange sakit apa mereka yang selama ini diurusi mau ngurus...? Wong selagi hidup pun bisane tulung-tulung, Rika tulung-tulung minta pekerjaan sapa yang mendengarkan...? Sapa kang...?

Kanthong bolong...
No komen lah... Kayane rika paling peduli maring kakange. Bravo thong lah... Ngesuk aku mari ngumpul nang Bambangan ya...

Pokoke begitu lah pikiranku. Nek basane dianggap tidak kepenak ya memang beginilah adanya. Jenenge bawor tetap bawor, seduluuuuuur..... Saya tidak bisa sok mriyayi tapi ngidhek-ngidhek orang lain bersembunyi di balik falsafah ketimuran. Kaya menak bae, Menak jinggo ndean...

Jal mulai belajar berdemokrasi dan menghargai perbedaan pendapat. Setuju, tuliiiis.... tidak setuju, tuliiis.... Buat apa bikin web dengan biaya besar kalo nyatane belum bisa menerima khazanah perbedaan. Ingat, MANUSIA DICIPTAKAN BERBEDA-BEDA UNTUK SALING MELENGKAPI...!!! Pake sandal kanan semua apa ya enak.
Jangan tiru websete khamshe kang... Posting harus lewat admin. Pengebirian kebebasan berpendapat. Kon ngritik orang lain pinter. Tapi kalo dikritik, posting tidak diloloskan. Men... khamseh jengkel ya beneran men mandan mikir. Bahwa kontroversi itu penting....

Wes lah enek kesuen ngoceh. Tek ngurusi MPne Paijo maning lah...
rawins wrote on Feb 19, '08
Iya beg... semangatmu membangkitkan gairah hidupku pokoknya lah... Saya hargai dukunganmu walaupun basamu jaaaaan.... Dikasari sithik maning apa ga bisa beg. Bantuan fisikmu juga matur nuwun, ketrima sekali lah, beg. Ebeg sangat berarti buat saya... Maju terus beg.

Tapi mandan alon ya... saya ga budeg...
rawins wrote on Feb 19, '08
Informasi dari kang boim di guestbook:

kangboim wrote today at 12:32 PM
kiye berita terbaru nggo bakul pecel curing dari hasil kesepakatan 254 kades ng clacap utk internet masuk desa pada njaluk danane njaluk digawe 3 tahunan dadi 48 jt dibagi 3, trus LSM sing pada minat juga akeh banget....
hayo pada balapan mbok pada kedisitan.
paryo wrote on Feb 19, '08, edited on Feb 19, '08
LOGIKA VS LOGISTIK, DULUAN MANA?

"Saya berjanji akan mengupas problematika yang coba dipertentangan oleh KANG EBEG yakni Logika Vs Logistik dalam dua hari ini. Kebetulan, 2 hari ini saya sedang mempersiapkan concept paper yang diminta oleh mas rawin sehingga belum bisa mengupasnya. Terimakasih."
khamshe wrote on Feb 19, '08
beeeeeeeg......

mendem bae yuuuuh ..kiye inyong tes masang vidione nang kene http://www.youtube.com/watch?v=jQ_Du5nR3Ic wis tek siapna kembang menyan kiye...mbok klangenanmu beling petromak? kiye wis tek sediakna...
rawins wrote on Feb 19, '08
Nah beg... Logistikmu dah dikirim kang khamshe... Cepetan serbuuuu...
tukangebeg wrote on Feb 19, '08
Seeep lah...
Deneng perkembangan selanjutnya beum diposting lagi kang... Mandeg di tengah jalan apa...?
rawins wrote on Feb 19, '08
Sabar, mas... masih penggodogan. Nanti pasti diposting secara transparan dan akuntabel...
meijerswindie wrote on Feb 19, '08, edited on Feb 19, '08
Wis Beg, mending langsung bae diomong:
1. sapa sing arep nyumbang dana?
2. Dikirim ming sapa? --> Rawins nggawe atm ya ben bisa langsung kekirim ming kowe, Wins!! kowe isih nduwe KTP mbok?? cepetan jajal ming BCA nganah, terus posting no rekening-e. Nah sing bisane pada ngirim doa, dianjurkan jg ngirim DANA logistik, akomodasi ato apalah istilah-e kiye.
Sing ora bisa ngirim per rekening ya ngutang baen ndisit ming tanggane apa kanca kuliah-e..hehe
3. Pacul sing sok nyambel tempe; jajal kirimna tempene, cobek-ulekan, lombok, uyah, ming Rawins sing lagi nggone Yosi kaeeee..lumayan tuli nggo sarapan..hehehe stok tempe ya ora papa..hehehe
Ibarate, dengkule kang rawins sing siki lagi nggo modal kan tetep baen kudu dilengani, diolini. Apa maning utek-e. Tempe-mu akeh proteine, Cul..Hidup Tempe Sang Pacul..hihihi
4. mbak Sopi en mb Ropi ya kena nek arep ngirim duit bensin, apa duit pulsa ndimin..

Pokoke sing modal awal nggo mlaku Rawins didukung ndimin, gotong royong ndimin, urunan ndimin..ora usah ndadak nyalah2na, tuding2an maning.
Belajar dari kritik2 ming pemerintah dunk!!
Siki jamane Teletubies, BERPELUKANNNNNNNNNNNN

PISS MEN, TEMPAT PIPIS DIMANA MEN!!! hehe
salakadomas wrote on Feb 20, '08
PESIMIS vs OPTIMIS

Menarik sekali mengkuti perkembangan diskusi di sini, maaf baru bisa gabung lagi hehehe... duet maut ebeg karo pacul .... baru bisa lihat lagi pertunjukannya, seminggu ini saya pulang kampung dulu, biasa beg... ritual rendam jimat hehehehe... jadinya telat neh ikutan komentar... gpp ya beg.... jangan nangis donk.... :D

Beg, cinta banget sama kang rawins ya?
syukur deh... percaya deh. semua juga cinta sama dia. orang baik seperti dia "rugi" kalo gak ikutan menyayangi...cuma orang gila dan goblok serta terbelakang mentalnya yang mau "khianati" dia..
begitu beg yah hehehe..... tenang beg aku dibelakangmu.
kalo ada kesempatan dikit tar aku tendang bokongmu yah hehehehe......(biar maju maksudnya)...

saya sendiri suka dengan cara ebeg menyampaikan pikirannya, terlepas dari pro dan kontra temen2 yang lain dalam memahami apa yang disampaikan oleh ebeg. masalah suudzhon dan husnuzhon saya gak akan bahas... karena "terlalu riskan" buat saya sendiri membawa2 sesuatu yang bukan "keahlian" saya, yaitu : agama..... (nah .. kalo urusan agama Pacul kiyai nya hehehe... ya nggak cul ?)

saya cuma mau coba melihat dari sisi spirit optimis vs pesimis.

optimis maupun pesimis keduanya "kondisi" yang bertolak belakang, tapi dengan sedikit sentuhan sebetulnya bisa berjalan bersamaan untuk mencapai tujuan.

jika ebeg khawatir (baca : pesimis) dengan "masa depan" kang rawins dalam "mendarmakan" semua energi yang dia miliki untuk memajukan aktifitas kemasyarakatan ini MAKA yang seharusnya bisa menjawab dan menjelaskan adalah kawan2 satu tim (ataupun leadernya jika ada) ..untuk setransfaran mungkin dalam memberikan pasilitas logistik dan akomodasi.....

ini harus dijelaskan dengan "gamblang"... bagaimana semua team (bukan hanya kang rawins).. diperhatikan kesejahteraannya oleh LSM yang dibesarkan ini..... bagaimana jaminan hidup mereka?

maaf untuk teman2 lain yang kontra. Ebeg dalam hal ini ada benarnya... memperhatikan kesejahteraan personil di dalamnya (tidak hanya kang rawins)... karena itu tercatat jelas di atas... urusan perut adalah kebutuhan utama.... makanya aktifitas LSM ini juga yang pertama digarap untuk masyarakat "urusan perut" mereka dulu..... bagaimana perekonomian bisa maju ???....(pemberdayaan ekonomi masyarakat)

jadi silahkan dijelaskan ke teman2 semua bagaimana lembaga yang sedang dibangun ini bisa "terbuka" dan akuntable dalam masalah pendanaan dan penjaminan kesejahteraan "personil" yang berjuang di dalamnya...... saya percaya temen2 di team sudah mempersiapkan itu.....

kang rawins mengerjakan ini tidak bis sendiri, harus team. ketika team ini tidak solid, bahkan untuk kebutuhan hidup mereka tidak terjamin...otomatis dengan sendirinya aktifitas team ini akan terganggu bahkan bisa berhenti.....alias mandeg !!! (pinjem istilahnya ebeg).

Untuk yang optimis, segala rencana sudah disusun dengan baik. tinggal menjalankan saja. dan tidak usah terganggu (bahkan mandeg?) dengan "suara oposisi" (pinjem lagi istilah ebeg....)... tetap berjalan..tetapi perhatikan suara tersebut...... tidak semua orang bisa dipuaskan, tapi berupaya semaksimal mungkin memberikan informasi yang dibutuhkan adalah jalan terbaik...

maka "pertunjukan harus tetap dimulai" (beg, bhs inggris nya apa yah ???)...
buktikan kalo team ini bisa melakukan itu, dan bisa menjawab kekhawatiran-kekhawatran (pesimis) yang berkembang .....

Jadi kawan-kawan, selamat berjuang yah.
meijerswindie wrote on Feb 20, '08
dukung lagi ahhhhh

spacecinta2003 wrote on Feb 20, '08
weich itu solusi yg bagus atas sarannya jg cukup bikin hati adem
cuman yg bikin aku heran itu lho cilacap-online.com sebenarnya di bikin atas dana pribadi dan gk ada sangkut pautnya dengan LSM. team yg di tunjuk untuk menjalankan nantinya itupun dari para bloggers dan berasal dr cilacap yg saat ini ada di berbagai tempat di luar cilacap.

berhubung kami mendengar kang rawins jg berencana hal yg sama dengan cilacap-online.com atas saran teman teman dianjurkan untuk kerjasama dengan kang rawins. cuman concept nya kang rawins bersama team LSM berbeda dengan awal pemikiran cetus nya cilacap-online.com

kang rawins bersama team LSM mempunyai misi yg super GOOD yaitu pemberdayaan masarakat cilacap maka dari itu perlu perjuangan yg bukan cuman menguras pikiran dan tenaga tetapi juga dana, selain itu juga perlu banyak dukungan warga dan masarakat cilacap umumnya. dengan itu seperti yang di jelaskan kang salakdomas untuk akuntable dalam maslah perdanaan dan jaminan kesejahteraan personil yg berjuang di dalamnya. itu adalah hal yg harus untuk di bahas bersama.

lain dari awalnya pemikiran cilacap-online.com yg di bikin rencananya hanya untuk meng ekspresikan apa yg ada di unek unek kita "orang cilacap" untuk wadah saling bertukar pikiran dan tempat untuk mangkal orang orang cilacap agar mempunyai web sendiri atas nama cilacap.

atas persetujuan team cilacap-online.com pembuatan cilacap-online.com pun tidak pingin melibatkan pemda karena smua pengeluaran dananya adalah dana pribadi.

dari donatur cilacap-online.com mau membantu dana untuk pembuatan sampai jadi tp kl untuk menjamin kesejahteraan stiap personil ibaratnya menggajih /month or /week terus terang gk mungkin mampu karena donaturnya juga kerja sebagai babu bukan boz perusahaan.

kang fadli monggo di lanjut cilacap-online.com nya
salakadomas wrote on Feb 20, '08, edited on Feb 20, '08
cilacap-online.com sebenarnya di bikin atas dana pribadi dan gk ada sangkut pautnya dengan LSM. team yg di tunjuk untuk menjalankan nantinya itupun dari para bloggers dan berasal dr cilacap yg saat ini ada di berbagai tempat di luar cilacap.
Saya percaya sebuah aksi yang besar akan berdampak besar...
Begitupun sebaliknya, yang kecil.... pasti kecil juga ...(sunatullah).

Terlepas dari bentuk organisasi lembaga pemberdayaan yang entah apa itu bentuknya....

Saya sarankan, (maaf sok tahu)
Sebaiknya "rapatkan" barisan, organisasikan pribadi-pribadi yang cinta cilacap tersebut untuk "bergabung" menjadi sebuah pasukan yang solid.....

terlepas bentukannya mau LSM atau Yayasan... atau apapun......

tapi tetap bersatu..... (penting bersatu itu, bro).

maaf mba, buat saya tidak memandang babunya..... dan saya "sangat anti ketergantungan"....

jadi, kalo bisa konsepnya adalah "modal awal" ... selanjutnya "cilacap-online" HARUS BISA menghidupi diri sendiri..... jangan sampe "para perantau terbebani dengan sejumlah sumbangan" yang harus disetorkan ke rekening cilacap-online........ jangan...jangan sampe terjadi.....

tetapi, sekali lagi untuk bisa memiliki dampak besar sebuah aktifitas harus bisa dikelola secara professional..... kalo gak professional (ahli).... kata nabi tunggu saja kehancurannya ....
(cul... dalilne opo ya cul...sampeyan weruh dalil hadis ...coba jelaskan ini)...

kalo cuma niat "seadanya" terus "sejalannya"... ya hasilnya juga seadanya......
karena ini buah dari "sekedar meluangkan waktu"...

saran kongkrit saya :
1. cilacap on-line dimodali awalnya saja....
2. untuk operasional dan aktifitas selanjutnya mereka harus bisa mandiri (tidak tergantung dari donatur-donatur pribadi yang tadi disebutkan mba space cinta)... sukur kalo bisa dapet donatur yayasan dari negara asing yang peduli dengan kemajuan masyarakat kecil.... sah-sah saja kan ? toh itu tidak membebani personal?....
3. direncanakan sebuah konsep pemberdayaan ekonomi masyarakat yang fair, artinya fair adalah masyarakatnya maju.... yang memajukannya juga ikut maju...... tetapi tidak untuk kepentingan memperkaya pribadi atau golongannya..... sekali lagi urusan perut memang harus diutamakan....
silahkan dibuat/direncanakan pemberdayaan ekonomi seperti apa sih ???...
contoh saja : misalkan "cilcap-online" bisa memasarkan hasil "pertanian" masyarakat cilacap secara besar2an.... juga bisa membina petani di cilacap untuk meningkatkan produksi pertaniannya...wajar donk kalo kemudian ada profit share ????..... nah ini hanya contoh....

atau misalkan cilacap online bisa menjadi portal yang bagus kemudian banyak pengiklan di website nya...tentu ada penghasilan masuk kan ??... fair gak kalo sebagian dianggarkan untuk kesejahteraan personil yang menggerakannya ???...

intinya seh, saya ingin menyampaikan "cilacap-online" jangan sampai menjadi beban siapapun, entah donatur ataupun personel-personel penggeraknya.

salam perjuangan, dan salut untuk teman2.

urang kuningan.
smartfad wrote on Feb 20, '08
saya kira kita memang harus kembali untuk menyamakan persepsi. tidak bagus juga kalo kemudian kita akhirnya di persalahkan mangorbankan orang lain atau di tuduh ngidek-idek. atau nantinya ada yang merasa di korbankan. kita mesti kembali kepada tujuan apa untuk apa, untuk siapa dan kenapa? saya kira adalah sebuah poin ketika yu fitri tiba2 tiba juga mau untuk mengeluarkan sejumlah dana. dan input bagi yu fitri sendiri itu juga bukan dalam bentuk materi. juga adalah sebuah poin ketika mas eko mau urun kecerdasan di tingkat sistem. juga sebuah poin ketika yu windie yang bukan orang cilacap mau urun. dan poin2 lain yang itu adalah sebuah modal power. kritik ebeg juga menurutku adalah sebuah poin (kaya telkomsel bae dodol poin). kritik ebeg membuat kita melompat jauh ke depan. bahwa ada sesuatu yang mesti kita sadari bersama dari awal........, kalo itu memang persoalan. mari kita kembali samakan persepsi.. , kalo udah sama. mari kita lanjutkan. biar tidak anyang2ngen untuk maju. bersatu kita ngapak bersatu kita kompak, bersatu kita ngapak, ora ngapak dupak..
salakadomas wrote on Feb 20, '08
kang sem..... :D

*serius mode : on
rawins wrote on Feb 21, '08
Sip lah...
Wacana sudah bergulir. Dan saya senang cikal bakal pelatihan jurnalisme warga sudah mulai bersemi disini. Dimana kita bebas saling berdebat dan menghargai apapun pendapat orang lain sekaligus belajar bertanggungjawab atas apa yang kita tuliskan.

Kalo saya lihat dari beberapa replai sebelumnya mungkin yang rancu bagi pembaca lain adalah pada kata web pribadi dan web lembaga.

Perlu saya jelaskan bahwa disini ada dua pihak yang sebenarnya satu tujuan namun berbeda konsep. Dalam hal ini, saya sebut saja Himacita, bermaksud membuat sebuah kelembagaan yang bermaksud mengembangkan jurnalisme warga dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Kelembagaan ini merupakan suatu sistem yang dirancang sangat luas dan web hanyalah salah satu sarana untuk mencapai tujuan itu. Jadi bukan membuat web tujuan dari Himacita ini. System dan mekanismenya sampai saat ini masih dalam penggodokan. Karena web hanya salah satu bagian dari system, maka peluncuran web akan menunggu sampai kelembagaan, juklak dan juknis sistem yang dibangun ada. Sampai saat ini interface web tersebut Insya Alloh sudah bisa dipresentasikan tinggal menyusun data base.

Sedangkan pihak kedua adalah Yu Fitri yang sudah membangun website dengan nama cilacap-online.com. Ini memang web pribadi yang dibangun secara pribadi atau gotong royong dengan rekan-rekan Yu Fitri sendiri. Memang sudah ada komunikasi lisan mengenai upaya penggabungan web pecel curing dengan cilacap-online.com Namun dari sisi teknis masih ada beberapa benturan mengingat mainframe database web pecel curing masih dalam bentuk draft dan masih terus dikaji sambil memikirkan beberapa penambahan berdasarkan kajian dari tim non teknis dan kondisi lapangan.

Jadi mohon segala polemik yang menjadi perdebatan disini agar membedakan posisi cilacap-oline.com sebagai web pribadi dengan web yang merupakan bagian dari sistem kelembagaan pecel curing. Sehingga apabila terjadi benturan tidak menyentuh hal-hal yang bersifat pribadi. Semoga dapat dipahami.
salakadomas wrote on Feb 21, '08
tah, udah ada penjelasannya yah.... beg, mana beg ???...
smartfad wrote on Feb 21, '08
kang sem..... :D

*serius mode : on
maaf kang ML, ada yang kelupaan. merupakan sebuah poin juga kang ML yang orang sunda mau ikut urun rembug (kalo bisa malah lebih). perlu di ingat juga bahwa cilacap itu tidak bisa terlepas dari sunda-nya. daerah perbatasan hampir semua berbahasa sunda. dulu aku pernah punya pengalaman komunikasi. berkunjung di daerah sunda di kecamatan dayeuh luhur aku hanya bermodal bahasa jawa dan bahasa indonesia. dan orang tua yang aku datengin ternyata hanya bisa bahasa sunda, ga bisa bahasa jawa juga bahasa indonesia. kebayang gimana jadinya kan, ngobrol kesana kemari aku hanya bisa ikutin raut wajahnya. dia tersenyum aku juga ikut tersenyum, dstrusnya. artinya bahwa cilacap juga sangat kental dengan sundanya kang ML. salah satu khasanah budaya dan keberagaman. nah disinilah kepnetingan kita sebenarnya ketemu kang.

nah ngomong2 tentang penyamaan persepsi, saya kira kang rawin udah mnjelaskan tadi bahwa apa dan kenapa kemudian kawan2 seperti yu fitri, mas eko, mas paryo, saya sendiri, pacul dan yang lain menjadi bergabung dan ikut urun. dan penjelasan mas eko di bawah inilah yang mestinya menjadi persepsi kita bersama. bahwa tidak ada kategori bos, anak buah, majikan atau pekerja. jikapun kebutuhan akan biaya hidup pengelola, kenapa tidak kalo kemudian kita memasukan itu menjadi salah satu "need assesment" (red: dalam tanda kutip). baru kemudian tugas kita jugalah untuk menerpakan strategi-strategi yang mengarah kepada beberapa need tersebut.

**buat kang ML, ora ngapak ora di dupak kang**
salakadomas wrote on Feb 21, '08
**buat kang ML, ora ngapak ora di dupak kang**
hehehe.... a sem (aa semart) .... siap lah.....Tungguan ku urang di dupak nya kang sem......
saya banyak belajar dari ide-ide kreatif juga kebersamaan kawan2 di cilacap ini...

saya dukung, terlepas dari "keterikatan" budaya atau tidak....

mudah2an suatau saat nanti bisa terjun juga "secara riil" seperti yang lain....

sementara, cuma bisa "remote comment" pake satelit palapa 19 dari pulau banten ini xixixix...
(*ngawur, kagak lucu mbodor nya, orang lagi pada serius juga).

yo, wis.... ebeg katanya lagi sakit yah ?????
beg, semoga lekas sembuh beg........ banyak yang kangen sama ebeg hehehe.....
ebeg kan paling enak buat "pelampiasan kekesalan"......hehehe....
kalo ada ebeg, ada media buat melampiaskannya....yo beg, manggung beg.......
gambarpacul wrote on Feb 21, '08
rawins said
System dan mekanismenya sampai saat ini masih dalam penggodokan. Karena web hanya salah satu bagian dari system, maka peluncuran web akan menunggu sampai kelembagaan, juklak dan juknis sistem yang dibangun ada. Sampai saat ini interface web tersebut Insya Alloh sudah bisa dipresentasikan tinggal menyusun data base.
Dengan kata lain karena divisi jogja sudah siap berarti sekarang tinggal nunggu kabar dari cilacap ya kang? Pembuatan proposal dan kelembagaan yang akan di bentuk kang semar di cilacap sudah sampai mana kang semar...........?

-melu takon lah-
khamshe wrote on Feb 21, '08
inyong tek melu monitor lah...

dadi arep kepriwe? di gabung apa jalan dewek?
gambarpacul wrote on Feb 21, '08
kang kamshe..perkembangane cilacap-online wis tekan ngendi?
khamshe wrote on Feb 21, '08
kang kamshe..perkembangane cilacap-online wis tekan ngendi?
mbuh..inyong ra ngerti..japri bae kae karo space cinta..anu di serahna meng team. aku ra melu koh..
rawins wrote on Feb 22, '08
Sebenarnya sudah ada perkembangan. Tapi berhubung hari Sabtu besok Insya Alloh Time Teknis dan non teknis akan bertemu. Jadi lebih baik nunggu sampai besok. Semoga perkembangannya cukup berarti dan sinergi perencanaan makin terarah dan terpadu.
anissamaniess wrote on Feb 22, '08
Wah.. good planning. Kak..
Tapi pikirkan juga diri kakak, ya... Nissa tunggu lho progressnya
Add a Comment