Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryFeb 14, '08 3:38 PM
for everyone
Di bawah remang-remang lampu jalanan, rabu malam, 13 Februari 2008 kemarin, saya, mas fadli dan mas paryo nongkrong di angkringan Jawil. Jalan Wijilan kalo yu ropi bilang.

Sambil menikmati nasi pecel curing kita ngobrol ngalor ngidul membicarakan tentang teman-teman kita asal Cilacap. Dan saat itu terbersit sebuah keinginan untuk membuat semacam Sistem Manajemen Informasi yang berbasis web sebagai pengembangan dari bentuk yang sudah ada seperti buletin atau koran lokal. Memang sudah banyak sarana untuk itu namun masih bersifat internal dan sempit lingkupnya. Informasi tentang Cilacap berbasis web yang ada mungkin sudah memadai namun tampaknya kurang dalam hal ekspansi kemasyarakatannya dan lebih cenderung sebagai informasi yang satu arah dari atas ke bawah.

Angringan di Wijilan tempat ide berawal


Dari obrolan ringan tersebut kami sudah membahas lebih serius sore tadi di markas Combine Yogyakarta dibantu Mas Maret dari Merapi Online. Dari berbagai konsep yang kami coba rumuskan, kami merasa perlu untuk membuat suatu sistem informasi dimana web hanyalah sekedar alat saja. Pemberdayaan masyarakat terutama di pedesaan menjadi fokus utama kegiatan ini. Dan web akan dibangun berdasarkan kebutuhan masyarakat Cilacap baik yang berada di Cilacap ataupun di luar Cilacap. Dari pengalaman yang kami dapatkan selama berkecimpung di dunia maya, untuk sementara kami mencatat beberapa need assesment, diantaranya adalah :

1. Profil daerah yang dalam jangka panjang dimungkinkan sampai tingkat desa.
2. Berita warga atau citizen jurnalism yang benar-benar berbasis warga sampai tingkat paling baw
ah.
3. Kebijakan publik.
4. Pemberdayaan masyarakat terutama dibidang ekonomi dan TI
5. Geografis

6. Budaya
7. List person

8. SMS gateway

Penguraian Need Assesment dan Rencana Struktural oleh Mas Fadli


Mengapa kami berpikir untuk membangun jaringan dengan simpul sampai ke tingkat desa..?
Ada informasi yang kami peroleh bahwa setelah ADD tahun lalu dialokasikan ke pengadaan komputer, untuk tahun ini alokasinya ke pengadaan internet. Bahkan i
nformasi tersebut menyatakan bahwa alokasi dana internet itu per desa mencapai 42 juta rupiah.

Bukan rahasia umum l
agi bila selama ini, kita khususnya pemerintah daerah terkesan setengah-setengah dalam memberdayakan masyarakat. Yakinkah kita komputer dan internet di desa yang sudah menghabiskan dana demikian besar akan mencapai sasaran, bila melihat kenyataan internetisasi di tingkat kecamatan yang sudah diprogramkan terlebih dahulu sampai saat ini boleh dikatakan jalan di tempat. Lihat juga program ADD tahun lalu yang hanya memprogramkan dana untuk pengadaan komputer semata tanpa ada pembinaan lebih lanjut dari pemda, sehingga kepedulian mereka terhadap aset tersebut sangat kurang. Seringkali saya menemukan kasus komputer desa yang rusak justru dimasukan gudang dengan alasan yang pakai paling si A atau si B, itupun untuk kepentingan yang entah apa...

Untuk itulah kami ingin masukan dari berbagai pihak tentang apa sih kebutuhan masyarakat yang kira-kira nanti bisa kita bantu dengan pembangunan portal ini. Arah langkah kami adalah bagaimana caranya dalam beberapa tahun ke depan, masyarakat sampai ke level micro bisa menyadari dan merasa membutuhkan yang namanya informasi.

Penguraian system teknis oleh Mas Yossy dari CRI


Plasma-plasma pemberdayaan ekonomi yang sudah ada akan kami jadikan proyek percontohan. Mengapa harus ekonomi terlebih dahulu..? Karena kami menyadari kebutuhan perut di atas segala kepentingan lain. Diharapkan dengan motivasi ekonomi masyarakat menjadi giat belajar dan mendalami Teknologi Informasi setelah yakin bahwa teknologi itu memang sangat membantu peningkatan taraf hidupnya. Jadi dari beberapa kelompok pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sudah berjalan efektif akan diarahkan untuk bisa saling berbagi dan diskusi dengan kelompok lainnya dengan memanfaatkan jaringan ini. Apabila ini sudah berjalan dan masyarakat sudah merasa internet menjadi bagian dari kebutuhan hidup, berbagai pengembangan bisa dilakukan dalam jangka panjang.

Dari awal langkah ini, kami sudah mulai menyusun draft draft strategi ke depan. Mengingat yang terberat itu bukan membangun websitenya melainkan bagaimana caranya membentuk masyarakat yang peduli dengan teknologi informasi. Memang banyak simpul-simpul LSM -karena kami bermaksud bergerak di luar jalur govermen dan akan berbasis komunitas - yang bisa digandeng untuk itu. Tapi kami tidak ingin terseret ke salah satu arah yang pada akhirnya bisa merancukan gerak kami sendiri. Jadi untuk tahap awal kami akan bergerak memanfaatkan netter-netter di daerah yang memiliki kepedulian terhadap hal ini. Tahun pertama target kami di setiap kecamatan sudah ada kontributor sebelum akhirnya dikembangkan ke tingkat desa.

Strukturnya pada tahap awal a
kan kami bentuk dalam bentuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat. SDM kami akan memanfaatkan yang sudah ada di plasma-plasma pemberdayaan desa dibantu oleh Himpunan Mahasiswa Cilacap di Yogyakarta (Himacita). Dukungan teknis dan tenaga ahli kami telah memperoleh komitmen dari Kelembagaan Sumber Daya untuk Pengembangan  Jaringan Informasi Berbasis Komunitas atau Combine Resource Institution (CRI) Yogyakarta.

Perumusan draft bersama Mas Maret dari Merapi Online dan Mas Yosi dari CRI


Tujuan kami secara garis besar adalah memfasilitasi pengambangan jaringan informasi berbasis komunitas untuk mendukung :
1. Kearifan lokal yang berbasis kesadaran kritis, pengetahuan kolektif dan pluralitas nilai budaya.
2. Good Governance yang melibatkan berbagai pihak pemangku kepentingan secara inklusif, demokratis, transparan dan akuntabel.
3. Ekonomi kerakyatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai produktivitas komunitas, pelestarian lingkungan, kemanusiaan dan keadilan.

Karena ini masih bersifat konsep namun mendesak untuk segera diwujudkan, kami mohon masukan dari semua pihak agar maksud kami ini bisa segera terwujud baik itu secara teknis, struktural maupun fungsionalnya. Sebagai gambaran silakan teman-teman melihat web merapi online yang juga di tangani oleh CRI dan sudah efektif berjalan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat seputar merapi.

Demikian gambaran dari kami tentang tindak lanjut angkringan pecel curing. Mohon bantuan teman-teman untuk dapat menyebarluaskan informasi ini kepada pihak-pihak yang peduli dengan pemberdayaan masyarakat, khususnya warga Cilacap. Mohon maaf kepada kaum ebeger untuk mode waras : on khusus di blog ini.

Buat teman-teman yang dari luar jalur MP bisa memberikan masukan melalui :
email : mamas_eko@telkom.net

YM : mamaz_eko999 (tapi maap, di add dulu ya. Soalnya lebih sering akses dari HP)
Telp/SMS : 6281391634777

atau dengan Mas Fadli
YM : barongan_cakep
Telp/SMS : 6285227111149

Terima kasih....


67 Comments
sagalainfo wrote on Feb 14, '08
42 juta per desa duit sekang ndhi ko?.....hebatttt , iya jere eko silahkan pada waras mode on......:))
tembangpribumi wrote on Feb 14, '08
Mas kalo PCnya dikasih tahun lalu? Apa sekarang kondisinya masih bagus?
Comment deleted at the request of the author.
khamshe wrote on Feb 14, '08
tugas inyong laksanakan dengan baik...

kawus ko beg..ora olih koment gemblung nang kene...
dhekawe wrote on Feb 14, '08
semoga proyek ini berhasil dan bisa menjadi pilot project bagi daerah/kabupaten penyaganggamya.

Guud luck, prend...!!

ora sia-sia ngubengi pulau jawa
kantongrwn wrote on Feb 14, '08
Melu ngomong-ngomong ya....
aku uwis on mede Warass koh

Rencana membangun simpul-simpul jaringan sampai ke tingkat desa merupakan hal yang optimal menurut ku, kenang apa optimal karena simpul-simpul ekonomi kerakyatan ada disana, hal yang lain adalah mampetnya informasi dan komunikasi berada diarea masyarakat pedesaan. Padahal ada sisi pada masyarakat pedesaan yang sangat mendukung yaitu tradisi “getok tular” dan tradisi “gotong royong” yang akan menghancurkan simpul yang mampat. Hal ini dengan catatan mereka mendapatkan sumber informasi yang cepat, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Jika boleh menambahkan pada catatan need assessment adalah Forum. Forum ini dapat dipergunakan sebagai media untuk bertukar informasi yang sangat cepat kaya MP gitu lho, kan cepat sekali dalam penyampaian informasi.

Kalau boleh nambah juga ya Jaringan informasi ini membawa misi strategi mengurangi kemiskinan dengan memanfaatkan Teknologi informasi dan komunikasi, yang saya tahu Pemerintah telah berupaya memadukan berbagai faktor penyebab kemiskinan tersebut dan menyusun strategi penanggulangan kemiskinan yang dituangkan dalam bentuk dokumen Strategi Nasional Penanggulangan Kemiskinan (SNPK). SNPK berusaha secara holistik memetakan masalah kemiskinan yang ada dan memusatkan strategi pada empat tonggak pengurangan kemiskinan, yaitu:
1. Menciptakan peluang kerja (creating opportunity)
2. Memberdayakan masyarakat (community empowerment)
3. Mengembangkan kemampuan (capacity building)
4. Menciptakan perlindungan sosial (social protection)
Nah jaringan ini menurut aku menjawab semua rencana dari SNPK itu.

Bagaimana strategine….. lagi-lagi ini menurut aku ya….

1. Meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat akan manfaat TIK
Peran serta masyarakat saat ini akan potensi TIK sebagai alat bantu untuk mengurangi kemiskinan masih sangat rendah. Kesadaran akan potensi TIK untuk penanggulangan kemiskinan harus ditingkatkan dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan (stakeholders). Masing-masing stakeholders melaksanakan peran yang dapat dilakukannya. Lebih jauh, pendekatan ini diharapkan dapat menggugah kaum miskin itu sendiri agar mereka sadar akan eksistensi dan dapat merasakan manfaat/keuntungan yang dapat diperoleh dari penggunaan TIK. Karena itu, membangun kesadaran dan meningkatkan partisipasi masyarakat akan manfaat TIK perlu dilakukan secara kolektif, simultan dan terus-menerus di setiap lapisan masyarakat.
Jaringan ini bergandengan tangan dengan berbagai bidang, seperti pendidikan, pertanian, perindustrian dan perdagangan.

2. Infomobilisasi
Infomobilisasi merupakan kumpulan kegiatan partisipatif yang memastikan agar TIK berdampak optimal dalam pembangunan komunitas tertentu. Infomobilisasi memberikan cara untuk merancang TIK dan sistem sosial secara berbarengan melalui proses partisipatif dan bertahap. Para perancang TIK dan kelompok-kelompok masyarakat sasarannya secara bersama-sama menentukan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengembangkan cara-cara baru bagi pencapaian tujuan-tujuan kelompok atau masyarakatnya. Hanya jika sumber-sumber internet menjadi alat yang berguna untuk mengubah kehidupan sehari-hari, maka TIK mencapai potensi optimalnya untuk pembangunan.

3. Menyediakan akses informasi
Menyediakan akses bersama dalam bentuk komputer dan internet serta bentuk-bentuk TIK lainnya dalam suatu tempat uang mungkin dapat disebut Community Access Point adalah media dan cara yang paling realistis untuk menjangkau kalangan masyarakat miskin. Salah satu tantangan terbesar adalah menyediakan informasi dan layanan yang relevan untuk masyarakat. Agar dapat berjalan berkesinambungan, masyarakat setempat harus dapat merasakan manfaat yang dapat ditarik. Manfaat ini secara ekonomis dapat dirasakan melalui peningkatan penghasilan atau mengurangi pengeluaran.

4. Mengembangkan SDM
Dalam konteks pengentasan kemiskinan, mengembangkan SDM merupakan program utama. Dipercaya bahwa rendahnya inisiatif masyarakat dalam menanggulangi kemiskinan dengan cara mereka sendiri adalah salah satu faktor penghambatnya. Rendahnya inisiatif ini terjadi antara lain karena masyarakat tidak berdaya. Masyarakat akan lebih berdaya apabila mereka berhasil mengembangkan kemampuannya. TIK dapat memberikan sumbangan untuk mempercepat proses pengembangan kemampuan tersebut, baik itu proses pembelajaran formal maupun pelatihan. Dalam proses pembelajaran, teknologi informasi dapat berperan dalam proses pembelajaran jarak jauh. Proses pembelajaran jarak jauh juga dapat dimanfaatkan untuk proses pelatihan bagi berbagai kelompok masyarakat, misalnya usaha kecil dan menengah.
5. Membangun kepemimpinan yang menjadi tauladan
Upaya mengurangi kemiskinan dengan bantuan TIK akan berhasil jika di dorong oleh para pemimpin lokal baik formal maupun informal. Masyarakat pedesaan umumnya adalah masyarakat tradisional yang menempatkan tokoh pimpinan, baik formal maupun informal, sebagai panutan. Para pemimpin tersebut perlu diyakinkan akan efektivitas TIK dalam membidik sasaran-sasaran pembangunan yang ditetapkan. Membina pemuka masyarakat agar sadar TIK adalah yang salah satu langkah awal yang perlu dilakukan. Dengan demikian manfaat TIK dapat cepat disebarluaskan kepada masyarakat banyak melalui para pemuka masyarakat tersebut.

6. Kemitraan
Tentunya insiatif mengurangi kemiskinan dengan menggunakan TIK ini tidak dapat dilakukan tanpa kerjasama dengan pihak-pihak yang terkait sesuai kompetensinya masing-masing. Penggalangan kemitraan adalah bagian penting dari program TIK dan dimaksudkan terutama untuk mendukung pengembangan kemampuan masyarakat.

Wis ya.......
Maju terusssssss
rawins wrote on Feb 15, '08
Tong, soal server kepriwe. Apa harus secara resmi yang artinya kelembagaan harus dibentuk dulu, apa bisa gerakan bawah tanah dulu. Itung-itung trial version... Lagi dikebut systemnya di Merapi neh...
kantongrwn wrote on Feb 15, '08
ya walaupun gerakan bawah tanah apike menurut aku ya dibentuk tim dulu, dadi guli mlaku ora pada balapan.
rawins wrote on Feb 15, '08
Maksudnya bawah tanah itu, dikau yang bergerak tanpa ada pemberitauan resmi antar lembaga terkait. Soale kestrukturan masih tahap formatur tapi kerjane ngungkuli pengurus asline. Jadi bikin trial server secara gelap-gelapan sebelum lembaga resmi berdiri. Jadsi pada saat peresmian lah istilah kerennya, server sudah efektif berjalan dan perkiraan-perkiraan kendala sudah ada backup sistem penanganannya.

Tim sudah terbagi walaupun personil terbatas tapi Insya Alloh handal. Njenengan tar saya masukan dalam tim teknis nek sudah pulang dari Batam ya... Sukur sebelum njenengan berangkat saya bisa ke Solo dulu biar bisa rembugan di darat. Apa rembugane nggone mbah maridjan yuh... sisan njaluk sembur...
kantongrwn wrote on Feb 15, '08
asem lah..... Mbah maridjan bae koh....
ben kepenak, ngesuk bar bali kang mbatam bae, ndasku kebek bangen yakin
dipejeti aku gelem banget...
rawins wrote on Feb 15, '08
Heeeeh.... draftnya harus jadi paper minggu ini, ndol...
ngobrol sedela sambil mendang kopi tolih nylekamin lah.. Pulang dari Batam gampang ngobrol secara detail teknis, sukur-sukur dapat oleh-oleh Server IBM biar seeep.
Lumayan....
smartfad wrote on Feb 15, '08
sedikit menambaih,

beberapa kawan-kawan dicilacap memang sedang melakukan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di desa, saat ini wilayah dampingannya menyebar di 10 kecamatan dengan bebrapa desa yang kelompok ekonomi micronya kita dampingi. kenapa pemberdayaan ekonomi... (insya allah nanti aku postingkan). kawan-kawan juga lagi ngadvokasi Anggaran. pendampingan dan monitoring musrenbangdes, musrenbangcam, musrenbang kab sedang kita lakukan hampir di tiap-tiap desa. ini jelas terkait dengan banyak hal terutama kebijakan publik di wilayah anggaran untuk kaum miskin (proo poor budgeting). dan temen2 yang telah melakukan itu nanti kita harapkan bisa jadi kontributor.

artinya juga bahwa keinginan untuk membuar wab base dalam rangka mendukung basis informasi kabupaten dan juga upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan itu adalah sebuah kebutuhan. disamping itu jangka panjangnya kalo bisa web base ini juga pengin menyajikan informasi tentang setiap desa di kabupaten cilacap (profil desa, etnografi, dinamika ekonomi dan kebijakan2nya). biar temen2 yang di luar daerah juga bisa mengikuti perkembangan dinamika kemasyrakatan terakhir di desa masing-masing.

seperti yang di omongkan kang rawin di atas, tentang informasi dana ADD yang 42 juta untuk membangun basis sistim informasi termasuk pembangunan tower2nya. informasi terakhir SK itu hampir turun (kebetulan kemarin saya ikut rangkaian kegiatan pemberdayaan, sabtu kemarin). yang jadi persoalan adalah. tiap desa sudah melakukan musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbangdes) dan hampir semua desa telah mengalokasikan dana itu untuk pembangunan dan alokasi untuk kebijakan2 yang lain. yang kedua, di tiap kecamatan sendiri sistem informasi itu sudah ada, sudah efektif atau belum itu juga masih menjadi pertanyaan dasar. karena memang di kecamatan sendiri sumber daya yang mengenal sistem info berbasis internet masih sangat minim. apalagi kalo masuk di tingkat desa. ini masih jadi polemik, karena biaya pembuatan sistem informasi tersebut beserta tower setelah di hitung2 hanya menghabiskan 17 juta.

bebarapa dasar itulah yang menajdi kebutuhan kenapa ide itu menggelontor. bahwa seperti kata kang kanthong. kita perlu juga melakukan upaya capacity building dan tetek bengek lainya.

sementara itu dulu, maaf langsung ketik disini jadi masih agak acak2an



kantongrwn wrote on Feb 15, '08
kira2 kira rika dolan maring solo kapan kang?
smartfad wrote on Feb 15, '08
rawins wrote on Feb 15, '08
Ana waktune kapan..? Aku seh setia setiap saat. Juragan kanthong lah sibuk terus... Ketemu be kudu janjian...
kantongrwn wrote on Feb 15, '08
asem lah........ aja kaya kue.....
malam minggu ya.... apa minggu esuk.... mengko aku tek mangkate mbatam senin esuk mruput kang solo
rawins wrote on Feb 15, '08
Siap, pak. Manut lah... SMS apa YM ya...
kantongrwn wrote on Feb 15, '08
sms bae, nek arep mangkat ngeneh
rosyagus wrote on Feb 15, '08
rawins said
Ana waktune kapan..? Aku seh setia setiap saat. Juragan kanthong lah sibuk terus... Ketemu be kudu janjian...
Aku seh setia setiap saat

rexsona kali............
rosyagus wrote on Feb 15, '08
Mudah2an apa yang sedang di rencanakan bisa segera terealisasikan ya mas eko. good luck and all the best
khamshe wrote on Feb 15, '08
kang rawin..budi combine sapa kang?
jajal ngeneh inyong di kenalna..
rawins wrote on Feb 15, '08
Ko sore jal. Aku lagi nang warnet jalan kaliurang...
vpyr13 wrote on Feb 15, '08
ngapurane kang, aku esih ngringokna disit...rung bisa melu urun rembug.
aku esih nol banget soale.
godreell wrote on Feb 15, '08
Gile Bener...!!!, inyong suwe ra ketemu kanca batir jebule lagi pada dadi wong waras. Bagus Itu Win, Inyong thethek Suport semangat karo donga, moga-moga kasil sejane. Inyong wingi sempat maca Radar Banyumas jare, ADD cilacap sebagian dialokasikan nggo Internet. Kue peluang bisnis kanggo rika pada, jajal digarap mulai pengadaan peralatan, pelatihan perangkat desa, sampe pembuatan situs tiap desa. Proyek Gede Kue Win.
rawins wrote on Feb 15, '08
Halah rika malah mikir bisnise disit. Rencana ini malah urunan bocah-bocah pengangguran, kang. Berjalan di luar jalur govermen dan insttitusi tertentu supaya bisa berjalan independent. Tetap berbasis komunitas dan ekonomi kerakyatan...
godreell wrote on Feb 15, '08
OH..?!
Inyong bae lagi njajal ning www.gumelar.net
Gagasan awale ya mirit kaya rika.
Mangga lah, moga-moga sukses,
jatiagung wrote on Feb 15, '08
inyong manut lahhhhhhhh..........
apik rencanane ndang ndang di wujudna................
Penginyongan seng agi mbegawe nang kene melu dongakna karo ndukung wong nek mbantu anu ora mudeng arep mbantu ngapa.... Inyong disit ya HIMACITA kumpulan pindo nang pendopo hehehe...
wargajati wrote on Feb 15, '08
Maherel men kang rencanane.....................
Inyong Manutttttttttttttttttttttttttt
meijerswindie wrote on Feb 15, '08
Wins, sori kyeh, aku wingi wis ngetik uakehhh banget, trus ilang. Siki ora napsu arep mbileni..heheh..soale setelah ndeleng pendapate kanthong karo liyane malah aku dadi bingung, wong pendapatku sejen blas!!!
Aku berpendapat ttg isi koran-e, udu pembuatan tim dsb..
Kowe wis ngerti maksudku ikih lah yah..Jajal mengko tak ketik maning..hehehe

Doa slalu nggo kakang2 kabeh lah..suksesss, lancar dan suksesssss
rawins wrote on Feb 15, '08
Gapapa yu. Semua ide ditampung... Men cepet rampung...
backinred wrote on Feb 15, '08
Good idea Ko..ntar aku baca lagi biar jelas..tp jangan sampai kerjaan orang desa terhambat..mengko dadi ora kerja malah ngempi...hahahaha...yah sekedar info dulu gak papa..biar pada ngerti..tp mau dibikin warnet di desa apa??ora patia mudeng..ya mengko tek maca mening yah?
ilhamcasanova wrote on Feb 15, '08
baguusss tek acungi jempol nang aku kang rawin,pancen cilacap butuh wong sing kaya rikaa,tek dongakna kang kene kaang,nang kene ya ana organisasi cilacap wes 4 thn berjalan tpi aq mbene melu kumpulan wingi kooh
rawins wrote on Feb 15, '08
Good idea Ko..ntar aku baca lagi biar jelas..tp jangan sampai kerjaan orang desa terhambat..mengko dadi ora kerja malah ngempi...hahahaha...yah sekedar info dulu gak papa..biar pada ngerti..tp mau dibikin warnet di desa apa??ora patia mudeng..ya mengko tek maca mening yah?
Halah deneng diwaraih ngempi sih, yu...
Dibuatkan forum untuk diskusi antar kelompok pemberdayaan ekonomi. Sementara kelompok yang sudah ada dulu. kalo sudah sukses baru dibentuk kelompok semacam itu di setiap desa...
rawins wrote on Feb 15, '08
baguusss tek acungi jempol nang aku kang rawin,pancen cilacap butuh wong sing kaya rikaa,tek dongakna kang kene kaang,nang kene ya ana organisasi cilacap wes 4 thn berjalan tpi aq mbene melu kumpulan wingi kooh
Muga muga kang, kiye ora kur ngimpi thok...
meijerswindie wrote on Feb 15, '08
mengko ya, wengi2an baen..tak kethik maning pendapatku..saiki arep cengengesan ndimin..
backinred wrote on Feb 15, '08
kae sapa yah ngepul bae nang foto.......sstttt aja ngerokok bae...ntar cancer...danger lho??
backinred wrote on Feb 15, '08
rawins said
Halah deneng diwaraih ngempi sih, yu...
Dibuatkan forum untuk diskusi antar kelompok pemberdayaan ekonomi. Sementara kelompok yang sudah ada dulu. kalo sudah sukses baru dibentuk kelompok semacam itu di setiap desa...
kan becanda doang ,kamu anggap serius ah..iya tau tau..walau sekilas dah tau tujuannya untuk ekonomi..cuman belom tau banget tuh....aku baca lagi neh..tp mau pergi sekarang walau lagi sakit..ciaooo ntar yah
backinred wrote on Feb 15, '08
pokoknya dikasih pengarahan aja Ko yg sering.....
anie2406 wrote on Feb 15, '08
apik kang...idene rika...pancen wis mangsane wong cilacap...terutama cilacap barat lah...wonge kon maju2...aja ngisin-ngisinaken bae...msa wong koh jan pd gaptek2 bgt trutamane nang TIK...lah siki...inyong bukak warnet wis meh setahun lewih.pengunjunge bs diitung karo driji...wonge kuwe2 bae....wonge ora pd butuh informasi apa kpriwe ya jane..? nek ora teyeng nggunakna ya sinau kudune..apa kpriwe ya... Ya wis lah pkoke aq stuju karo idene rika...ta ' dukunglah...ta' tgu kbar slnjute sing apik2 bae...aq urun donga yaaa...
fahrimuhiri wrote on Feb 15, '08
maen kuwe,ya muga2 baen bisa kaleksanan& kasembadan niyat sing mulya kuwe,ningen ya perlu uga para wargane sering2 dewenehi penyuluhan, pengenalan lan pelatihan supayane masyrakate pada melek informasi,bisa kebukak wawasan lan pemikirane.
suwuuun.
rawins wrote on Feb 15, '08
bukak warnet wis meh setahun lewih.pengunjunge bs diitung karo driji.
Insya Alloh sebentar lagi tidak mbakyu. Asal billingnya tidak dierorkan terus men dikancani sing ndandani bae sih. Trus minta bantuan yu untuk masyarakat Gandrungmangu kira-kira aspirasi atau kebutuhan macam apa yang bisa dibantu dengan keberadaan website ini.
rawins wrote on Feb 15, '08
maen kuwe,ya muga2 baen bisa kaleksanan& kasembadan niyat sing mulya kuwe,ningen ya perlu uga para wargane sering2 dewenehi penyuluhan, pengenalan lan pelatihan supayane masyrakate pada melek informasi,bisa kebukak wawasan lan pemikirane.
suwuuun.
Insya Alloh, kang... Kayaknya dukungan teman-teman di Jokja cukup besar demi kemajuan daerah.
putrifadhil wrote on Feb 15, '08
Hidup Orang Cilacap.....!!!!!! tak support sama kirim doa aja mas.
Semoga bisa terlaksana apa yg direncanakan dan sukses.
rawins wrote on Feb 15, '08
Eh, katanya mau dukung dalam rangka persiapan jadi orang Cilacap. Progresnya gimana..?
putrifadhil wrote on Feb 15, '08
Lah jgn omong itu dulu disini mas....plssssssssssssss...hua hua.
rawins wrote on Feb 15, '08
Apa seh..? Katanya kemaren mau nyumbang leptop demi kemajuan daerah Cilacap. Tak tunggu koh malah jangan disini... Ya udah di YM aja atuh ya. Tapi letopnya kapan dikirim...?
putrifadhil wrote on Feb 15, '08
Hhihihihihihi......
jatisatriya wrote on Feb 15, '08
aq ya mung bs ndo'a tok kang..aq anu wong sudra lah ...nek kelaksanan
aq kan ya ketularan kepenak..good luck aja...tek dukung 100% kang.....
meijerswindie wrote on Feb 15, '08
hmmm beberapa hal yang dibutuhna aku adalah info yang jelas, dengan bahasa yang gamblang dan mudah dimengerti, bahkan oleh bocah angkatan bung karno, dibahas dengan ringan, tampilan foto yang jernih, mudah diakses, gak perlu segala macam birokrasi untuk ngaksesnya, gak perlu apa lah upload dsb..kalo mau gratis ya harus bener2 rela..
isi web ato koran yang pengen aku baca dari suatu daerah: kegiatan apa yang lagi mereka jalankan, kegiatan apa yang sudah ditinggalkan, berita ttg orang2 yang terkenal dari daerah tersebut, foto2 dari daerah itu..apa yang sudah berubah, yang baru dibangun, anak2 muda ngapain aja kegiatannya sekarang, trus orang2 tua ngapain juga,
resep jg penting tuuuuuu..apalagi kalo dikasih tau bedanya resep oseng tempe mbah Suryo sama Ny Lim..hehehe..menu perkawinan yang lagi in saat ini..
siapa yang kawin, siapa yang mati, siapa yang punya baby, dan segala berita ttg hal2 yang kecil dari suatu peristiwa besar..
Kira2 gitu Wins...sukurrrr kalo ada manfaatnya deh..
Sukses ya buat Tim Kerja!!
mwaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh
meijerswindie wrote on Feb 15, '08
oh ya, beritanya itu kalo bisa sebelum online harus disetujui sebelumnya oleh nara sumber, wong beritanya bisa kesebar ke seantero jagad lohhhh jadi harus ada kode2 etik tertentu..jangan trus bikin foto mbak2 yang lagi nyuci diem2..itu namanya paparazzi..hehehe enggak akan seperti itu kan??
ada satu yang aku agak kurang sreg dari ''list person'', tolong dong, jangan ada lagi list person..
Insya Allah niat baik kalian didenger Allah, tapiiiiii lebih baik mencegah,kakang semua, daripada mengobati..tolong deh hormatin dan pikirin banget!! akan segala ketabuan dan rahasia pribadi seseorang..
tabu itu untuk nge-rem seseorang dari perbuatan yang merugikan kok..
semoga ini cuman segelintir prasangka aku yang mendapatkan perhatian tim kerja Pecel Curing

so, hard work, lots of luck and success everybody!!
koesy1979 wrote on Feb 15, '08
hmmm.... sejutu, rencana sing bagus sich men wong2 kaya aku uga aja nganti ketinggalan jaman..
Alhamdulillah, nek tek deleng nang Balai desa ne nggonku si wis ana Komp kit mbiyen tapi Internet'e emang durung ana. senajan sering rusan tapi ora dadi masalah syukur bocah ndesa nom2an saiki wis akeh sing pada pinter ngutak-ngatik komp bisa mbantu ndandani komp balai desa nek sewayah2 rusak.
danyafara wrote on Feb 16, '08
really great improvement, guys !!!
alirahmat wrote on Feb 16, '08
Gagasan sing apik Kang,aku wingi jan-jane ya wis melu urun rembug nang kene, eh urung dikirim ilang,,,listrike mati.

Moga2 cepet keleksanan. Mengko angger wis kasil nang daerah Cilacap kan bisa digethoktularna maring daerah liane. Terutama ya mBanyumas nggonku,,,,,selamat berjuang, semoga sukses.
smartfad wrote on Feb 16, '08
ada satu yang aku agak kurang sreg dari ''list person'', tolong dong, jangan ada lagi list person..
maksude sebenere profile yu... di ganti kue mas...
kangboim wrote on Feb 16, '08
kang fadli untuk ekonomi kerakyatan bukannya sekarang lewat program PNPM (program Nasional Pemberdayaan Masyarakat). Melalui program Ekonomi micronya sekarang dikelola di UPK (Unit Pengelola kegiatan) di tiap-tiap kecamatan yang dicilacap udah berjalan 12 kecamatan dan pendampingannya dilakukan oleh fasilitator dan konsultan manajemen tingkat kabupaten dan tingkat propinsi kalau dinasnya sih sekarang ada dibawah PMD kab. Cilacap
kangboim wrote on Feb 16, '08
untuk profil dan data base masing masing kecamtan tahun ini kayanya mau di data ulang di masing-masing kecamatan penerima PNPM itemnya sih kayanya demografi, daerah kantong kemiskinan dan potensi tiap-tiap desa.
kangboim wrote on Feb 16, '08
o iya tambahan dana ADD ora olih nggo sing kaya kuwe wis ana pos e masing-masing, aku wingi takon ng kecamatan jare dana e-gov kang APBD tapi dudu dana ADD
smartfad wrote on Feb 16, '08, edited on Feb 16, '08
kue esih polemik kang. aku mau bar melu musren bangcam, e-gove emang ga di bahas.. tapi di masing2 desa SKnya udah turun diambilkan dari ADD. aku takon DPRD Pan mau sekang komisi C katanya lagi mau di bahas di dewan. Wong DPRDnya juga pada kaget tiba2 ada kebijakan itu. kalo rencana di atas kita emang lepas dari pemerintah kang. ini jurnalisme versi masyarakat. pemberdayaan ekonomi masyarakat yang di lakukan pemda itu kebanyakan bersifat proyek dan gak berkelanjutan. dan fasilitatornyapun hanya menjalankan prosedur formalitas. aku wis pernah mendampingi petani hutan di 6 desa di kecamatan gandrung proyek Gerhan perhutani. dan memang kerja-kerja yang di jalankan sangat prosedural dan formalitas aja. sebenarnya malah cuman bagi2 kue aja. program yang mestinya dijalankan dalam waktu 5 bulan ternyata juga di jalankan hanya dalam waktu 2 bulan tapi harga kerja dan fi tetep terhitung 5 bulan. sampe saat ini kelompok petani yang di bentuk pun jarang komunikasi kecuali proyeknya turun lagi. ini versi warga. melepas ketergantungan pada pemerintah yang ternyata susah sekali untuk di harapkan apalgi yang sifatnya tulus..
dan satu lagi kang untuk program PNPM pelaksanaan di desa lebih banyak ke fisik. bulan januari kemarin saya ikut dalam pembahasan untuk alokasi dana pnpm di desa. PNPM itu kan nama lain dari PPK. dulu PPK (program pengembangan kecamatan) sekarang PNPM. tiap desa di gandrungmangu dapat jatah kalo gak salah 42 jt
smartfad wrote on Feb 16, '08
oya kang besok aku rencana mau posting Sknya. tadi siang udah nembusi salah satu kepala desa untuk ngopi keputusan bupati itu. sebenarnya titik kita bukan pada proyek e-gove itu dana turun atau tidak. tapi bahwa perlu ada pengetahuan yang sifatnya holistik berbasis internet. kebetulan aja ada isu itu, makanya di bahas di sini.

sederhananya gini aja kang "pemberdayaan ekonomi itu perlu dilakukan gunamenciptakankemandirian ekonomi masyarakat. untuk mendukung itu semua baik segi keilmuan,perkembangan teknologi dan sebagainya maka di butuhkan kecepatan informasi menyangkut produksi, harga barang dan peluang pasar. di samping itu kawan-kawan yang berada di luar juga bisa mengakses info tentang desanya tanpa melalui prosedur pemerintah yang mesti harus mengulurkan cicis. dan jika mereka berkeinginan untuk berdikari, kita mendukung dan siap untuk mendampingi. begitu kira-kira.

http://smartfad.multiply.com/journal/item/38/Lembaga_Ekonomi_Semerlang_Usaha_Produksi_Jamur_Tiram
backinred wrote on Feb 16, '08
KO tetep gw gak ngerti neh udah baca semua..maksudnya internet tuk masyarakat tuk apa?emang bisa orang desa diajarin inernet??mengingat gak mudah dan biaya 42 juta kan banyak??coba jelasin deh...
backinred wrote on Feb 16, '08
kalo sual jamur di Fadli gw udah baca dan ngerti tuh..cuma penghasilan 6 juta sekian itu gak ngerti tiap brp bulan menghasilkan uang tsb juga..dan brp duit yg bisa dihasilkan tiap penduduk..ini jg gw gak ngerti ,mohon dijelasin..biar gw jelas semua..thanks
rawins wrote on Feb 17, '08
Thanks mas Boim dan Mas Fad... Silakan masukan lebih lanjutnya saya tunggu.
Mbakyu Rani nanti saya PM...
chapung16 wrote on Feb 18, '08
kang angger bisa gweh mlakune dana sing nggo komputer karo di penthelengi men bener2 tekan karo niate
rawins wrote on Feb 18, '08
Genah maksudnya itu, kang. Pemda kalo di lepas ya... no komen lah. Sudah pada apal ikih...
salakadomas wrote on Feb 19, '08, edited on Feb 19, '08
serius kieu ieu teh kang.......
uwing miluan na kumaha ?????????
jatiagung wrote on Feb 20, '08
tilik lahhhhhhhhhhhh.........
rawins wrote on Feb 21, '08
serius kieu ieu teh kang.......
uwing miluan na kumaha ?????????
Di bagian budaya, kang... Penelusuran jejak lutung kasarung sama hariang banga... Oce..?
Add a Comment